Ini Dia Doa Mustajab Membakar Dan Mengusir Jin

Ini Dia Doa Mustajab Membakar Dan Mengusir Jin

Doa yang paling ditakuti jin dan setan penting untuk dikenal tiap-tiap orang muslim. Kecuali mengamalkan bacaan dzikir, ada doa khusus yang bisa mengusir jin baik dari dalam tubuh maupun yang ada di sekitar kita.

Doa pengusir jin dan setan biasanya berasal dari ayat Al Quran. Kecuali itu, ada juga doa paling ampuh yang malahan dididik segera oleh malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW.

Kecuali doa yang sudah dididik oleh malaikat Jibril, di Al-Quran juga terdapat beberapa ayat yang juga benar-benar ditakuti di kalangan jin. Berharap tahu bacaan doanya dan kisah di balik doa mustajab untuk membakar dan mengusir jin? Yuk, simak ulasannya di bawah ini.

Pedoman-tanda Orang Diganggu Jin

Dalam kehidupan sehari-hari, kita kadang-kadang menemukan rumah, kantor, atau tempat yang diganggu oleh jin, setan, atau makhluk supranatural lainnya. Malah, ada pula jin yang mengganggu manusia, baik kepada orang lain maupun kepada diri sendiri, baik secara kasat mata seperti kesurupan, maupun tak, yang biasanya ditandai dengan munculnya gejala kuatir, resah, malas ibadah, bicara tak karuan, sakit tak terang, dan gejala aneh lainnya.

Dalam situasi demikian, kita bisa melaksanakan upaya pengusiran seperti membaca ayat-ayat Al-Quran dan sebagainya. Melainkan, ada kalanya bacaan ayat-ayat Al-Quran tak mempan untuk mengusirnya, seperti yang pernah dialami Nabi saw sewaktu malam jin, malam di mana kaum jin mendengar Al-Quran.

Sebagaimana dikisahkan oleh Ibnu Mas‘ud, pada malam itu, Nabi SAW didatangi jin Ifrit yang membawa obor api di tangannya. Ada pula yang beranggapan bahwa Nabi saw. didatangi jin Ifrit pada malam isra-mi’raj. Melainkan itu, beliau kemudian membaca ayat-ayat Al-Quran.

Melainkan, tak ada tanggapan apa-apa selain jin itu kian mendekat. Jadi, malaikat Jibril menawarkan kepadanya, “Maukah jika saya ajarkan kepadamu beberapa kalimat yang jika engkau membacanya, karenanya dia akan jatuh tersungkur dan obornya akan mati?” (HR. Malik, an-Nasa’i, ath-Thabrani, dan yang lain).

Dalam kehidupan manusia, Anda pasti pernah mendengar atau mengamati adanya gangguan-gangguan jin kepada umat manusia. Hal ini tak bisa dibantah keberadaannya.

Untuk itu, ada pantasnya Anda membekali diri sebagai wujud pertahanan guna menolong diri sendiri atau orang lain yang membutuhkan. Akan ada saja jin yang mengganggu manusia, baik secara kasat mata maupun melalui alam bawah sadar.

Bacaan doa pengusir jin dalam Islam, sebaiknya Anda hafalkan untuk berjaga-jaga jika suatu waktu Anda memerlukannya.

Doa Mustajab Membakar dan Mengusir Jin

Doa Kepada Malaikat Jibril Ketika Rasulullah SAW
Kisah ini diceritakan di beberapa kitab seperti Kitab An-Nur Al Wahhaj Fi Qishati Al Isra wal Mi’raj, Kitab Al-Anwar Al-Bahiyyah, Kitab Wa Huwa bil Ufuq Al-A’la, dan masih banyak lainnya. Pada saat melaksanakan perjalanan Isra Miraj, Rasulullah dikasih Allah mukjizat yakni bisa mengamati jin.

Dididik di perjalanan banyak sekali jin Ifrit yang ingin menyerang beliau dengan api di tangannya. Di momen itu, malaikat Jibril mendatangi Rasulullah seraya berkata, “Maukah engkau saya ajarkan suatu kalimat, jika engkau menyatakannya karenanya akan padam apinya dan dia akan jatuh tersungkur pada wajahnya?”.

Doa Mengusir Jin yang Kepada Malaikat Jibril
Malaikat Jibril kemudian mengajarkan beberapa kalimat yang setelah dibacakan oleh Rasulullah, jin Ifrit tersebut segera tersungkur dan obor yang dibawanya segera padam. Berikut ini yakni doa yang dididik malaikat Jibril kepada Rasulullah untuk mengusir jin yang paling ampuh tersebut.

Rasulullah segera berkata, “Ajarkan saya aduhai Jibril”. Kemudian, malaikat Jibril menjawab,

أَعُوذُ بِوَجْهِ اللَّهِ الْكَرِيمِ، وَبِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا. وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ طَوَارِقِ اللَّيْلِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ.

A‘udzu bi wajhillahil kariim wa bi kalimatillahit tammati lati la yujawizuhunna barrun wala faajirun min syarri maa yanzilu minas sama’i, wa min syarri ma ya‘ruju fiha, wa min syarri ma dzara’a fil ardhi, wa min syarri ma yakhruju minha, wa min fitanil laili wan nahari, wa min thoriqil laili wannahari, illa thariqan yanthiqu bi khairin, ya rahman.

Artinya: “Setelah berlindung dengan wajah Allah Maha Mulia dan dengan kalimat-kalimat Allah yang total yang tak ada orang yang baik dan tak pula orang yang durhaka bisa melampauinya, dari kriminal apa saja yang turun dari langit dan dari kriminal apa saja yang naik ke langit; dari kriminal apa saja yang masuk ke dalam bumi dan dari kriminal apa saja yang keluar dari bumi; dari fitnah-fitnah di waktu malam hari dan di waktu siang hari; dari bencana-bencana dari malam hari dan siang hari, selain bencana yang datang dengan kebaikan, aduhai Dzat yang maha penyayang.”

Rasulullah SAW membaca doa tersebut, jin Ifrit segera tersungkur jatuh dan api yang dibawanya untuk menyerang Rasulullah segera padam. Kemudian, Rasulullah SAW melanjutkan perjalanan agungnya kembali.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *